Ketika kata terangkai menjadi kalimat dan ketika kalimat terangkai menjadi sebuah sapaan, semuanya pasti berubah. Terimakasih sudah memulainya. Entah dari dulu memang ingin menyambung atau memang kamu mau memulai karena telah diakhiri. Aku tidak tau. Tapi sekali lagi terimakasiih.. Moment yang tepat rajaku.. Kamu bilang 'Risa selamat ulang tahun yaa. Panjang Umur , Sehat selalu dan Dimudahkan oleh Tuhan dalam segala hal' .. Hari itu. Di hari ulang tahunku. Tepat sekali.. Maaf aku hanya bisa bilang 'Hallo rajaku.. Terimakasiih banyak atas doa dan ucapannya.. maaf baru balas yaa.. God Belss You too rajaku'.. Tapi sekali lagi terimakasiih.. Aku senang. Jujur aku senang. Untuk saat ini aku belum bisa berharap banyak karena kamu sedang tidak baik. Kamu sedang sibuk. Semoga saja tidak hanya sampai disini ya rajaku. Kamu tau, agaknya ekor mata lebih lihai menyampaikan isi hati dibandingkan lidah yang terlalu runcing untuk berkata dan jari yang terlalu lihai untuk menyapa.. Aku sempat berharap. Dan sempat pula kecewa. Tapi kali ini aku tidak tau kamu memulai karena telah diakhiri atau karena ingin menyambung. Tapi sekali lagi terimakasiih. Apapun itu..
Ingatkan aku akan tanggalmu ya rajaku.
Sidangmu minggu depan. Sukses yaa. Kita kan sama-sama pengabdi negara, jadi harus sama-sama sukses. Ya kan ? .. Kamu lho yang bilang.
Matius 6:8 ya rajaku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar